PT BSP mengembangkan perekonomian masyarakat lokal melalui kegiatan non-operasional yang mencakup pembinaan koperasi dan pengembangan usaha mikro-kecil-menengah (UMKM); serta melalui kegiatan yang terkait dengan bisnis inti perusahaan, termasuk program kemitraan petani inti-plasma, pembinaan petani sawit plasma dan non-plasma, pemberian bantuan bibit sawit dan karet, pemberian bantuan jangkos, pelatihan teknis perkebunan serta program studi banding pembuatan bibit sawit.

Pengembangan UMKM

Di Unit Usaha Sumbar, PT BSP membina 2 kelompok peternak sapi yang telah berkembang sejak tahun 2008. Program Sentra Ternak Sapi juga merupakan upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT BSP di Unit Usaha Bengkulu sejak tahun 2007; melibatkan 30 peternakan rakyat dalam 2 kelompok di Desa Pelita - Bengkulu Utara sebagai desa dampingan. Sampai tahun 2018, PT BSP telah membina 23 koperasi di masyarakat, termasuk delapan koperasi karyawan, menimbang bahwa karyawan PT BSP merupakan salah satu pemangku kepentingan program CSR, dan beserta keluarganya memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sasaran kegiatan pemberdayaan.

Program Kemitraan Inti-Plasma

Pola Inti Plasma merupakan program kemitraan yang melibatkan petani inti-plasma; mencakup pemberian bantuan kredit modal, pembinaan tata cara berkebun yang profesional dan sesuai standar perusahaan, serta pembelian hasil tani pada harga pasar. PT BSP mengembangkan 2 bentuk pola kemitraan plasma, yaitu pola plasma Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIRTrans) untuk masyarakat transmigrasi dan pola plasma Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) untuk masyarakat lokal, yang dihimpun dalam wadah koperasi untuk efektivitas pembinaan. Pembinaan kelompok petani plasma di Unit Usaha Sumbar telah membawa kelompok tani Suka Maju sebagai kelompok tani teladan yang menjadi rujukan bagi para petani sawit di sekitar lokasi operasional PT BSP; dan diharapkan dapat mengembangkan sekolah usaha tani khusus kelapa sawit di masa depan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah.