Fungsi

  Direksi merupakan organ perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan untuk kepentingan perusahaan, sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan; mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan; memimpin dan menyelenggarakan kegiatan operasional sesuai misi dan visi perusahaan serta memelihara dan mengurus kekayaan perusahaan, berdasarkan asas manfaat, adil dan merata, kepastian hukum, keamanan, kemitraan, etika, dan kepercayaan pada diri sendiri; serta memastikan konsistensi penerapan GCG.

Tugas

  Direksi melaksanakan tugas strategis, tugas operasional serta tugas legal dan administratif.
 

Direksi Utama

    Bertugas memimpin dan mengelola perusahaan sejalan dengan tujuan dan target perusahaan; memperbaiki tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan; mempertahankan dan mengelola, serta menjaga aset perusahaan. Selain itu Direktur Utama bertugas pula memastikan Perusahaan Anda melakukan tanggung jawab sosialnya serta memperhatikan kepentingan para pemangku kepentingan.
 

Direktur yang membawahi Sumber Daya Manusia (SDM)

   

Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi/kebijakan dan memimpin pengelolaan SDM, bidang umum (general affairs), tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta sistem pengadaan untuk wilayah kerja, dan bertanggung jawab atas hasilnya. Direktur SDM juga bertugas mengembangkan rencana kerja; Memastikan ketersediaan sumber daya; memastikan kesesuaian  pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku; menjalin kerja sama untuk mendukung kegiatan operasional dan pencapaian tujuan usaha; serta melakukan analisa dan evaluasi kegiatan terkait, dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan dan percepatan pencapaian tujuan perusahaan.

 

Direktur yang membawahi Segmen Usaha Hulu (Upstream)

     Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi, kebijakan, rencana dan anggaran tahunan untuk kegiatan operasional Segmen Sawit dan Karet, termasuk perencanaan jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan operasional perusahaan. Direktur Upstream bertanggung jawab untuk memimpin dan mengarahkan kegiatan operasional segmen sesuai peraturan dan perundang-undangan nasional dan internasional; memastikan ketersediaan sumber daya dan dana; menjalin kerja sama untuk mendukung kegiatan operasional dan pencapaian target produksi; serta melakukan analisa dan evaluasi kegiatan terkait dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan dan percepatan pencapaian target produksi perusahaan.
 

Direktur yang membawahi Segmen Usaha Hilir (Downstream)

    Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi, kebijakan, rencana dan anggaran tahunan untuk kegiatan operasional Segmen Downstream, termasuk perencanaan jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan operasional perusahaan. Direktur Downstream bertanggung jawab untuk memimpin dan mengarahkan kegiatan operasional segmen sesuai peraturan dan perundang-undangan nasional dan internasional; Memastikan ketersediaan sumber daya dan dana; menjalin kerja sama untuk mendukung kegiatan operasional dan pencapaian target produksi; serta melakukan analisa dan evaluasi kegiatan terkait dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan dan percepatan pencapaian target produksi perusahaan.
 

Direktur yang membawahi bidang Commerce

    Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi/kebijakan korporasi dan analisa komprehensif terkait pengembangan kegiatan usaha dan perdagangan untuk Segmen Hulu dan Segmen Hilir; melakukan pengawasan atas kegiatan penjualan dan pemasaran; serta memelihara dan mengembangkan hubungan baik dengan pihak pembeli.
 

Direktur yang membawahi bidang Strategi dan Hubungan Investor

    Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi/kebijakan korporasi dan analisa komprehensif terkait investasi; bertanggung jawab atas penyampaian informasi korporasi kepada pihak analis dan investor; melakukan pengawasan atas laporan analis; serta memelihara dan mengembangkan hubungan baik dengan pihak investor.
 

Direktur yang membawahi bidang Keuangan

    Bertugas mengembangkan dan menerapkan strategi, kebijakan dan rencana keuangan perusahaan, termasuk perencanaan jangka panjang. Direktur Keuangan juga bertugas memastikan kesesuaian kegiatan keuangan Perusahaan dengan peraturan dan perundang-undangan nasional dan internasional; Memastikan pendokumentasian seluruh kegiatan administrasi keuangan; menyiapkan laporan, informasi dan analisa keuangan; melaksanakan proses restrukturisasi pinjaman dan/atau rekapitalisasi; serta melakukan analisa dan memberikan rekomendasi atas transaksi merger, akuisisi, divestasi dan kegiatan investasi lainnya.

Wewenang

  Direksi memiliki beberapa wewenang terkait kegiatan operasional, pendanaan, permodalan serta pengalihan/ penjaminan kekayaan perusahaan yang terbagi atas:
  • kewenangan penuh,
  • kewenangan yang memerlukan persetujuan tertulis Dewan Komisaris,
  • kewenangan bersama antara Direksi dan Dewan Komisaris, serta
  • kewenangan yang wajib memperoleh atau memerlukan persetujuan RUPS setelah disetujui Dewan Komisaris.