Sebagai bagian dari komitmen PT. BSP untuk menciptakan dan menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan dalam lingkungan kerja, seluruh Unit Usaha dalam PT. BSP termasuk unit korporasi, telah menyelesaikan proses sertifikasi OHSAS 18001:2007 yang dilakukan oleh TUV International Indonesia. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/MEN/1966 merupakan dasar penerapan sistem manajemen yang berkaitan dengan upaya pengendalian risiko kesehatan dan keselamatan kerja serta upaya perbaikan kinerja. PT. BSP telah menunjukkan konsistensinya dalam penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) sejak sertifikat terkait diperoleh untuk pertama kalinya pada tahun 2008. PT. BSP menetapkan seluruh kebijakan K3 dengan tujuan untuk mencapai standar tingkat kecelakaan kerja nihil (zero accident standards). Pengelolaan K3 dilakukan berdasarkan ketentuan ketenagakerjaan dan aturan K3 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. SMK3 merupakan bentuk pengamanan terhadap sumber produksi, proses produksi, alat produksi dan lingkungan kerja. Dalam jangka pendek fokus SMK3 adalah pencapaian tingkat kecelakaan nihil. Tahun 2009, untuk pertama kalinya PT. BSP meraih Penghargaan Zero Accident (Kecelakaan Nihil) yang diberikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia melalui pabrik minyak sawit Area Usaha Sumut 1.

Sertifikasi

Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan dan menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan dalam lingkungan kerja, serta mencegah terjadinya potensi kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis dan non-ekonomis, PT. BSP telah memenuhi sertifikasi Standar Internasional untukSMK3, OHSAS (Occupational Health and Safety Assessment Series) 18001:2007, yang dikeluarkan oleh TUV International Indonesia. Penerapan OHSAS dimulai di Unit Usaha Sumut 1 pada November 2007. Selain Unit Usaha Sumut 1, Sumbar dan Jambi yang telah lebih dahulu menerima Sertifikat OHSAS, sertifikasi juga telah diperoleh Sumsel 1, HIM, AGW/AMM, EMAL, SNP, GLP, JOP, Air Muring dan Corporate Jakarta. Daftar masa berlaku Sertifikat disampaikan pada halaman 15 Laporan Tahunan 2015 ini. Penerapan OHSAS dalam PT. BSP antara lain telah mencakup pelatihan kesiagaan, penyusunan prosedur pelaksanaan standar, pelaksanaan patroli K3, sosialisasi keamanan bagi pengunjung lokasi kegiatan usaha, pengarahan keamanan bagi pekerja, pengadaan simulasi tindakan tanggap darurat, pelaksanaan identifikasi bahaya, pelaksanaan penilaian dan pengendalian risiko, serta proses audit internal dan eksternal.

Penghargaan

Penerapan program pengembangan SDM dalam PT. BSP sepanjang tahun 2015 telah diakui melalui penghargaan nasional HR Excellence Awards 2016 untuk kategori People Development yang diberikan oleh LM FEUI bersama Majalah SWA dan PMSM. Melalui kegiatan yang merupakan wadah bagi para praktisi SDM untuk dapat melakukan benchmarking atas kegiatan dan kebijakan terkait, PT. BSP berhasil lebih unggul dari 47 perusahaan lainnya.