Soedjai Kartasasmita - Komisaris Utama dan Independen

Soedjai Kartasasmita

Warga negara Indonesia, 88 tahun, menjabat sebagai Komisaris Utama dan Independen sejak Desember 2001, juga sebagai Komisaris PT Surya Sawit Sejati di Kalimantan Tengah milik perusahaan Denmark United Plantations Bhd. (2006-sekarang); Soedjai Kartasasmita berpengalaman lebih dari 60 tahun di usaha agro, berawal dari eksekutif Perkebunan Mira-Mare (Tiedeman & van Kerchem), Jawa Barat (1950-1955); pernah menjabat sebagai Direktur Utama, mendampingi Menteri Pertanian dalam pengelolaan 28 Perusahaan Perkebunan Negara (1979-1983), menjabat sebagai Komisaris Utama di berbagai perusahaan perkebunan negara, serta Sekretaris Eksekutif Dewan Gula Indonesia (1982-1988) yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pertanian dan Presiden RI, selama kurun waktu 4 tahun dalam posisi tersebut menyelesaikan rehabilitasi 42 pabrik gula di Jawa dan pembangunan 9 pabrik gula baru (2 di Jawa Barat, 2 di Sumatera Utara, 1 di Sumatera Selatan, 1 di Lampung, 2 di Sulawesi dan 1 di Kalimantan Selatan); memelopori pembangunan perkebunan kelapa sawit inti dan plasma di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan dan Sumatera Barat dan pengembangan komoditi kakao, kelapa hibrida serta pengembangan industri hilir perkebunan. 

 

Aktif dalam berbagai organisasi nasional dan internasional, antara lain sebagai Ketua Umum Badan Kerjasama Perusahaan Perkebunan Sumatera; pernah menjabat sebagai Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia, Ketua Bidang Pendidikan dan Penelitian Asosiasi Pengusaha Indonesia, Ketua Bidang Kehutanan dan Perkebunan Kamar Dagang dan Industri Indonesia, serta Ketua Jakarta Photographers Society; tahun 1983-1986 menjadi Ketua Umum International Society of Sugar Cane Technologists (ISSCT) dengan wilayah kerja Amerika Serikat, Cuba, Brazil, Afrika Selatan, Eropa Barat, India, Mauritius, Taiwan dan Jepang, dan hingga sekarang masih merupakan salah satu dari 20 anggota kehormatan seumur hidup ISSCT. 

 

Soedjai Kartasasmita menyelesaikan pendidikan formal di Middelbare Landbouwschool Bogor tahun 1949; mengikuti berbagai program manajemen di dalam dan luar negeri, termasuk Advanced Management INSEAD di Fountainebleau, Tokyo, Kyoto, Seoul, Palo Alto (California), Singapura, Avignon, Hong Kong,dan Shanghai; serta berbagai studi profesi terkait gula, kelapa sawit, kedelai, kakao, karet, kelapa, dan teh, di berbagai negara. Pada tahun 1994 memperoleh tanda jasa dari Pemerintah Perancis sebagai penghargaan atas kerjasama dalam penelitian kelapa sawit dengan Institut de Recherce pour Les Huiles et Oleagineux / IRHO (sekarang menjadi CIRAD / Centre Internationale de la Recherce Agronomique pour le Developpement). Merupakan salah seorang pendiri Lembaga Pendidikan Perkebunan di Yogyakarta dan Medan, dan sampai saat ini aktif di bidang pendidikan profesi perkebunan, masih menjabat sebagai Dewan Pembina Institut Pertanian Sekolah Tinggi Perkebunan (Instiper) di Yogyakarta.

 

Bobby Gafur S. Umar - Wakil Komisaris Utama

Bobby Gafur S. Umar

Warga negara Indonesia, 47 tahun, berdomisili di Jakarta, menjabat sebagai Komisaris sejak Juli 2002 dan sebagai Wakil Komisaris Utama sejak Juni 2015; Bobby Gafur S. Umar juga menjabat sebagai Direktur Utama/Managing Director/CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (2002-2008, 2009-2010, 2010-sekarang), Direktur Utama/CEO PT Bakrie Indo Infrastructure (2008-sekarang); Wakil Komisaris Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (2008-2009); Direktur BSP (2000-2002), Direktur BPP (Maret - Agustus 2002); Direktur AGW (1998-2002); Manajer Restrukturisasi dan Proyek Akuisisi BSP (1997-1998); Asisten Chairman Bakrie Group (1995-1998).

Saat ini Bobby Gafur S.Umar menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Energi Minyak & Gas (2015-2020), Wakil Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (2011-2017), Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (2012-2015), Ketua Komite Tetap Pengembangan Infrastruktur KADIN (2010-2015), Ketua Asosiasi Keinsinyuran Se-ASEAN / AFEO (2012-2013), Ketua Sektor Perkebunan KADIN Jambi (2001-2006), Wakil Pimpinan GAPKI Cabang Sumatera Barat (2001-2004), serta Asisten Ketua Umum KADIN (1995-1998); meraih gelar MBA dari Universitas Arkansas, Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat pada tahun 1995.

 

Bungaran Saragih - Komisaris Independen

Bungaran Saragih

Warga negara Indonesia, 71 tahun, berdomisili di Jakarta, menjabat sebagai Komisaris Independen sejak Mei 2008; Bungaran Saragih menjabat sebagai Menteri Pertanian dan Kehutanan RI pada Kabinet Persatuan (2000-2001) dan Menteri Pertanian Kabinet Gotong Royong (2001-2004); memperoleh Penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2002;  Ketua Board of Trustees dari Borneo Orangutan Survival Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang sejak 1991 berupaya merealisasikan konservasi orangutan Kalimantan di habitatnya dengan partisipasi masyarakat sekitar.

Memperoleh gelar PhD bidang Sosio-ekonomi dari North Carolina State University, Raleigh, AS pada 1980; memperoleh gelar Master of Arts bidang Ekonomi dari universitas yang sama pada 1977; serta insinyur bidang Sosio-ekonomi dari Institut Pertanian Bogor pada 1971; sebagai dosen di Institut Pertanian Bogor dari tahun 1968-2010; penerima Penghargaan Matsuda Award dari International Society for Southeast Asian Agricultural Sciences (2005); memperoleh gelar Doktor Honoris Causa (2004) dari Universitas George August, Göttingen, Jerman; menjabat sebagai Ketua Dewan Gubernur dari International Fund for Agricultural Development (IFAD), yang berpusat di Roma (2002-2003).

 

Anton Apriyantono - Komisaris Independen

Anton Apriyantono

Warga negara Indonesia, 57 tahun, berdomisili di Jakarta, Anton Apriyantono, menjabat sebagai Komisaris Independen sejak Juni 2010; anggota Governing Board TUV Rheinhald International Certification Body sejak 2010; anggota Komite Inovasi Nasional (KIN) (2010-2014); Presiden Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk sejak 2012; Komisaris Utama di PT Pertani Persero sejak 2011; anggota Dewan Penyantun dan pengajar pada Universitas Bakrie sejak 2012; pengajar pada Institut Pertanian Bogor (1982-2010); Menteri Pertanian RI Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009); bergabung dalam berbagai organisasi profesi, termasuk Indonesian Society of Natural Products Chemistry sejak 2000, American Chemical Society sejak 1993; Indonesian Association of Food Technologists sejak 1986.

Memperoleh gelar PhD bidang Kimia Pangan dari Reading University, Inggris pada 1992, MS bidang Ilmu Pangan dari Institut Pertanian Bogor pada 1988; mendapat gelar Insinyur bidang Teknologi Hasil Pertanian pada 1982 dari Institut Pertanian Bogor; menerima berbagai penghargaan, antara lain Dosen Teladan Fakultas Teknologi Pertanian IPB (1994 dan 1997) dan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah Republik Indonesia (2010); serta memegang sebuah hak paten bersama lima rekan peneliti lainnya dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (2007).

 

Anindya N. Bakrie - Komisaris

Anindya N. Bakrie

Warga negara Indonesia, 41 tahun, berdomisili di Jakarta, menjabat sebagai Komisaris sejak Juni 2012; Anindya Novyan Bakrie adalah CEO PT Bakrie Global Ventura (2012-sekarang),CEO dan Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk / VIVA (2014-sekarang), Presiden Komisaris PT Bakrie Telecom Tbk (2013-sekarang), PT Cakrawala Andalas Televisi / ANTV (2009- sekarang) dan PT Lativi Media Karya / TVOne (2007-sekarang); Presiden Direktur PT Bakrie Telecom Tbk (2003-2013); menjabat sebagai Wakil Ketua bidang Organisasi, Keanggotaan, Pemberdayaan KADIN Indonesia (2010-sekarang); anggota Board of Trustee dalam Eisenhower Fellowship sejak 2011; Wakil Indonesia untuk Asia Pacific Economic Cooperation Business Advisory Council (ABAC) sejak Desember 2009, anggota Dewan Internasional di Belfer Center for Science and International Affairs sejak 2011, dan duduk sebagai Advisory Board pada @america sejak 2011.

Anindya memperoleh gelar MBA dari Stanford Graduate School of Business, California, Amerika Serikat tahun 2001 dan gelar BSC dari Universitas Northwestern Illinois tahun 1996. Anindya adalah Pendiri sekaligus Ketua Bakrie Center Foundation sejak 2010, Anggota Dewan Penasehat Universitas Bakrie sejak 2009, serta Ketua Yayasan Bakrie Untuk Negeri sejak 2007.

Anindya menulis artikel secara berkala tentang berbagai isu di Asia Tenggara; baik secara bulanan di Jakarta Globe, juga di waktu-waktu tertentu pada kolom Jakarta Post dan Wall Street Journal; saat ini sedang menulis sebuah buku tentang tantangan yang dihadapi oleh negara-negara anggota Asia Tenggara (ASEAN) usai era Perang Dingin.

 

Adika Nuraga Bakrie - Komisaris

Adika Nuraga Bakrie

Warga negara Indonesia, 34 tahun, berdomisili di Jakarta, menjabat sebagai Komisaris sejak Juni 2015; Adika Nuraga Bakrie bergabung dengan Kelompok Usaha Bakrie sejak 2007 melalui Investor Relations Department di PT Bumi Resources Tbk dan menjadi VP Strategic Business Development sejak 2013; saat ini juga menjabat sebagai Direktur PT Jungleland Asia & PT Graha Andrasentra Propertindo sejak 2015, Direktur PT Bakrie Capital Indonesia sejak 2013, Manager PT Kaltim Prima Coal sejak 2008; sebelumnya merupakan Deputy Chief Financial Officer PT Semesta Marga Raya / Bakrie Toll Road (2009-2012), dan Investment Specialist PT Bakrieland Development (2007-2014); lulusan Ekonomi Keuangan dari Bentley University, Boston, Amerika Serikat tahun 2005.