Latar Belakang

Perusahaan mulai menekuni usaha kelapa sawit pada tahun 1993 ketika 6.200ha dari lahan karet di Kisaran di konversi menjadi kelapa sawit. Sejak itu, kelompok usaha melanjutkan untuk memperluas usaha kelapa sawit, baik  dengan pengembangan lahan baru dan akuisisi.

Pada 1 Januari 2008 , perkebunan kelapa sawit mewakili sekitar 80% dari seluruh  area tertanam. Sebagian besar perkebunan  terletak di Pulau Sumatera, tetapi baru-baru ini perusahaan memulai proyek lahan baru di Kalimantan Tengah.

 

Produksi

Buah sawit (TBS) yang dipanen dari perkebunan diproses setiap hari menjadi minyak sawit di pabrik perusahaan. Perusahaan saat ini memiliki delapan pabrik yang dikelola, termasuk dua pabrik yang dimiliki 25% bersama ARBV.

Hal ini memberikan BSP kapasitas memproses 390 ton TBS per jam, yang cukup untuk produksi TBS saat ini. Namun juga telah direncanakan membangun pabrik baru untuk mendukung perkebunan baru pada saat mereka mencapai puncak produksi.

 

Produk

  • CPO

Kelapa sawit berwarna kuning gelap hingga kuning kemerahan (karena mengandung  karoten yang tinggi) yang diperoleh dengan memeras atau merebus daging buah kelapa sawit.

  • PK

Inti sawit (PK) diperoleh setelah kandungan minyak dari buah telah disuling. Inti sawit selanjutnya dihancurkan untuk mendapatkan minyak inti sawit yang berwarna putih kekuningan. Biasanya membeku pada suhu ruangan dan sering digunakan dalam industri oleokimia.